Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Trading Bitcoin yang Legal di Indonesia

Cara Trading Bitcoin yang Legal di Indonesia

Cara Trading Bitcoin yang Legal di Indonesia

Pemerintah melewati Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) dengan cara resmi mengizinkan perdagangan valuta digital alias cryptocurrency di bursa berjangka. Bappebti sudah mengakui ratusan valuta digital tergolong Bitcoin. Artinya, trading Bitcoin resmi diizinkan di Indonesia.

Perizinan Bappebti terkait aktivitas valuta digital tertulis dalam Peraturan Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi Nomor 7 mengenai Daftar Aset Kripto yg Dapat Diperdagangkan. Peraturan tersebut berlaku semenjak 17 Desember 2020.

Masyarakat saat ini dapat melakukan trading Bitcoin dengan cara resmi. Berikut tutorial trading Bitcoin yg legal di Indonesia.

1. Pilih Bitcoin Exchange

Ljubljana, Slovenia - may 14 Bitcoin and alt coins cryptocurrency close up shootCara trading Bitcoin artinya dengan memilih Bitcoin Exchange alias perusahaan yg kawasan transaksi Bitcoin yg diakui oleh Bappebti. (Foto: istockphoto/ dulezidar)
Untuk melakukan proses pembelian serta penjualan Bitcoin, Kalian wajib memakai bursa cryptocurrency alias jasa pertukaran yg dikenal juga dengan Bitcoin Exchange.

Bitcoin Exchange artinya wadah yg mempertemukan pribadi penjual serta pembeli Bitcoin. Pilihlah perusahaan Bitcoin Exchange kawasan Kalian trading Bitcoin. Terdapat 13 perusahaan Bitcoin Exchange yg diakui Bappebti yg mampu Kalian pilih untuk trading Bitcoin.

2. Siapkan dompet khusus Bitcoin

This illustration photo shows the Coinbase logo on a device in Los Angeles on April 13, 2021. - The arrival April 13, 2021, of cryptocurrency exchange Coinbase on Nasdaq is one of the most anticipated events of the year on Wall Street, where enthusiasm for record-breaking bitcoin is in full swing, despite questions about the sustainability of the market. (Photo by Chris DELMAS / AFP)Cara trading Bitcoin artinya dengan memilih Bitcoin Exchange serta juga dompet khusus Bitcoin untuk menyimpain uang digital yg telah dibeli. (Foto: AFP/CHRIS DELMAS)
Proses selanjutnya seusai memilih Bitcoin Exchange artinya menyiapkan dompet khusus Bitcoin alias dompet digital untuk menyimpan Bitcoin yg telah Kalian beli. Pilihlah dompet digital yg mempunyai keamanan yg paling baik supaya uang Kalian masih terjaga khususnya dari peretasan.

Terdapat sejumlah bentuk dompet digital yg mampu digunakan.

Dompet Digital Desktop
Sesuai namanya, dompet ini artinya aplikasi yg mampu diunduh serta pasang di komputer alias laptop.

Dompet Digital Mobile
Dompet digital ini mampu dipakai di telepon seluler. Pada dompet tipe mobile, pemakai mampu melakukan transaksi melewati pemindaian QR Code ataupun NFC.

Dompet Digital Web
Dompet tipe ini lebih fleksibel sebab mampu diakses dari browser ataupun ponsel. Satu-satunya kelemahan dompet ini artinya keamanannya. Pasalnya kunci dompet digital Kalian dibangun dengan cara daring.

Dompet Digital Hardware
Dompet Hardware disebut juga sebagai dompet fisik tetapi bukan dompet fisik pada umumnya. Dompet ini berbentuk semacam Flash Disk. Dompet tipe ini diklaim sebagai dompet digital paling aman. Kebal kepada virus serta upaya penjebolan. Kalian wajib merogoh kocek dalam-dalam untuk memilikinya, harga dompet tipe ini berkisar antara US$100 - 200.

3. Registrasi

Sebelum mengawali trading, Kalian wajib melakukan registrasi terlebih dahulu pada Bitcoin Exchange. Proses registrasi meliputi pengisian biodata diri. Setelah mengisi data, simak dengan teliti kebijakan privasi serta perjanjian yg dibangun oleh perusahaan.

Setelah registrasi Kalian akan diminta untuk melakukan verifikasi data yg berfungsi untuk mencegah praktik pencucian uang. Setelah lolos verifikasi, Kalian bisa melakukan transaksi pembelian Bitcoin. Pilih sistem pembayaran yg paling mudah serta enjoy bagi Anda.

Setelah transaksi berhasil, Kalian bisa menyimpan uang digital itu di dompet khusus Bitcoin. Itulah tutorial trading Bitcoin yg legal di Indonesia.

Posting Komentar untuk "Cara Trading Bitcoin yang Legal di Indonesia"